April 2012
16 posts
galau. yap. dapat dikatakan kata ‘galau’ sedang ngetrend, tapi mungkin hanya kata itu yang tepat untuk menggambarkan perasaan yang tidak menentu, seperti apa yang saya rasakan beberapa minggu ini.
usia 21 menjelang 22 tahun, it feels like being a pre-teenager, you’re not a kid, not yet a teenager. Begitu juga di usia ini, saya bukan lagi seorang remaja yang bisa main-main, tapi saya juga belum siap untuk hidup lebih serius.
banyak hal yang menjadi pemikiran saya, terutama soal jati diri, dan apa yang akan saya jalani ke depannya.
Melihat beberapa teman sudah lulus kuliah dan mulai bekerja di bidangnya masing-masing, membuat saya berpikir, apa saya bisa seperti mereka? ehm, bukan berarti saya lebih payah, saya yakin saya pasti bisa, tapi apakah saya akan enjoy dengan apa yang saya jalani?
*sigh*
saya sadar masih muda, dan banyak hal yang ingin saya lakukan, salah satunya berkelana keliling dunia dan bersosialisasi. banyak mimpi yang ingin saya capai, dan mungkin saat ini adalah saat paling tepat untuk mulai membangunnya.
ibarat mendesain bangunan, apa yang saya inginkan adalah sebuah rancangan, masa sekolah dan kuliah adalah masa dimana saya membentuk pondasi, dan setelah lulus barulah mengerjakan lantai, dinding, hingga mencapai atap dan finishing.
I know it’s cliche, but I just wanna say it, dan saya hanya berharap apapun yang saya jalani dan kerjakan saat ini, menjadi baik untuk saya dan juga untuk bangsa dan negara ke depannya. SEMANGAT (untuk semua yang mengalami kegalauan hidup)! hehehe:)
cheers!